بَلْ يُرِيدُ الْإِنْسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُ
Bahkan manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus di hadapannya,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- بَلْ يُرِيدُ الْإِنْسَانُ لِيَفْجُرَ أَمَامَهُbal yuriidu l-insaanu li-yafjura amaamahubahkan manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus di hadapannya
Catatan pilihan kata (ringkas)
(akar r-w-d, a-n-s, f-j-r, a-m-m): yuriidu l-insaan li-yafjura amaamahu diterjemahkan 'manusia hendak berbuat maksiat terus' (akar r-w-d + akar f-j-r, menunda taubat, ingin bebas berbuat dosa ke depan). Selaras.
Aplikasi
Diagnosis motif sesungguhnya di balik keraguan: 'bahkan manusia hendak berbuat maksiat terus-menerus di hadapannya', pengungkapan bahwa keraguan terhadap kebangkitan sering kali bukan masalah intelektual, melainkan keinginan menghindari akuntabilitas agar bebas melanjutkan perilaku bermasalah tanpa konsekuensi.