Ayat 75:38
ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ
Kemudian dia menjadi sesuatu yang melekat, lalu Dia menciptakan dan menyempurnakan,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰtsumma kaana alaqatan fa-khalaqa fa-sawwaakemudian dia menjadi sesuatu yang melekat, lalu Dia menciptakan dan menyempurnakan
Aplikasi
Proses perkembangan bertahap: 'kemudian dia menjadi sesuatu yang melekat, lalu Dia menciptakan dan menyempurnakan', deskripsi tahapan perkembangan embrio yang menunjukkan proses terkendali dan bertujuan, bukan kebetulan acak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-w-n, '-l-q, kh-l-q, s-w-y): thumma kaana alaqatan fa-khalaqa fa-sawwaa diterjemahkan 'menjadi 'alaqah, lalu menciptakan & menyempurnakan' (akar '-l-q: alaqah, yang-melekat/menggantung, konsisten 96:2 dekat-akar; akar kh-l-q + akar s-w-y, taswiyah: penyempurnaan-berimbang). Selaras, bantahan pengingkar kebangkitan 75:36-40.
Ayat 75:39
فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَىٰ
Lalu Dia menjadikan darinya sepasang: laki-laki dan perempuan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنْثَىٰfa-ja'ala minhu z-zawjayni dz-dzakara wa-l-untsaalalu Dia menjadikan darinya sepasang: laki-laki dan perempuan
Aplikasi
Hasil akhir keberpasangan: 'lalu Dia menjadikan darinya sepasang: laki-laki dan perempuan', puncak proses penciptaan yang menghasilkan keberagaman gender, bagian dari desain yang terstruktur.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-'-l, z-w-j, dz-k-r, a-n-ts): fa-ja'ala minhu z-zawjayni dh-dhakara wal-unthaa diterjemahkan 'menjadikan sepasang: lelaki & perempuan' (akar z-w-j + akar dz-k-r + akar '-n-ts, az-zawjayn; Yang menciptakan berpasangan tentu mampu membangkitkan, argumen a-fortiori 75:40). Selaras.
Ayat 75:40
أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰ
Bukankah itu berkuasa menghidupkan orang mati?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَنْ يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰa-laysa dzaalika bi-qaadirin alaa an yuhyiya l-mawtaabukankah itu berkuasa menghidupkan orang mati
Aplikasi
Kesimpulan logis argumen kebangkitan: 'bukankah (Allah) itu kuasa (pula) menghidupkan orang mati?', penutup yang menggunakan bukti proses penciptaan pertama sebagai dasar keyakinan terhadap kemungkinan penciptaan kedua, konsistensi logis yang sulit dibantah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit pemakaian diteruskan.