عُذْرًا أَوْ نُذْرًا
Sebagai penghapus alasan atau peringatan,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- عُذْرًا أَوْ نُذْرًا'udzran aw nudzransebagai penghapus alasan atau peringatan
Terjemahan per kata (3 kata)
- عُذْرًا'udzranalasan
- أَوْawatau
- نُذْرًاnudzranperingatan
Inti bacaan
Fungsi ganda wahyu yang dijelaskan: 'sebagai penghapus alasan atau peringatan', dua tujuan komplementer: menutup kemungkinan pembenaran diri (tidak ada alasan 'tidak tahu') dan memberikan peringatan aktif, kombinasi yang menyeluruh dalam menegakkan akuntabilitas.
Penjelasan pilihan kata
Kata (عُذْرًا, 'udzran) muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an: 18:76 dan 77:6. Kata (نُذْرًا, nudzran) muncul 1 kali.
Akar (عُذْرًا, 'udzran) dipakai di 11 ayat, antara lain 9:94, 30:57, 40:52, dan 75:15. Dua di antaranya ada di surah ini: 77:6 dan 77:36.
Perhatikan bahwa dua kemunculan itu berdiri di dua tempat yang berlawanan. Di sini alasan disebut sebagai maksud peringatan, dan di 77:36 mereka tidak diberi kesempatan mengajukan alasan.
Al-Qur'an tidak menandai pasangan itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa satu bunyi dasar dipakai untuk alasan yang masih terbuka dan alasan yang sudah tertutup.
Akar (نُذْرًا, nudzran) dipakai di 115 ayat, antara lain 2:6, 7:2, 36:6, dan 74:2. Jadi akar kedua ini jauh lebih sering dipakai daripada yang pertama.
Perhatikan bahwa (عُذْرًا, 'udzran) dan (نُذْرًا, nudzran) berbunyi hampir sama. Keduanya berpola sama, dan yang membedakan cuma satu huruf pertamanya.
Kemiripan bunyi itu tidak diterangkan Al-Qur'an. Yang bisa dibaca cuma bahwa dua maksud yang berbeda diberi bunyi yang hampir kembar.
Perhatikan bahwa dua maksud itu tidak sejenis. Yang pertama menutup alasan, dan yang kedua membuka peringatan.
Kata (أَوْ, au) di antaranya menyatakan pilihan. Jadi peringatan yang disampaikan bisa berfungsi salah satu dari keduanya, bergantung siapa yang menerimanya.
Al-Qur'an tidak menerangkan pembagian itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa satu penyampaian dinyatakan punya dua kemungkinan hasil.
Ayat ini terdiri atas tiga patah saja. Ia menutup rangkaian pembuka yang berjalan sejak 77:1.
Sesudah ayat ini sumpahnya berhenti dan jawabannya datang. Enam ayat berisi sumpah dan pelengkapnya, lalu satu ayat berisi apa yang disumpahkan.
Perhatikan pula bahwa ayat ini menyebut dua akibat dari satu sebab. Peringatannya satu, dan hasilnya bisa dua.
Susunan seperti itu menaruh tanggung jawab pada penerimanya. Yang menentukan hasil bukan yang menyampaikan, melainkan yang disampaikan kepadanya.
Al-Qur'an tidak menyatakan pembagian tanggung jawab itu. Yang bisa dibaca cuma bahwa satu penyampaian dinyatakan bercabang dua.
Perhatikan pula bahwa dua akibat itu tidak setara beratnya. Yang pertama menyangkut penutupan alasan, dan yang kedua menyangkut pemberian peringatan.
Yang pertama berlaku bagi yang menolak, dan yang kedua berlaku bagi yang menerima. Al-Qur'an tidak menyebut pembagian itu secara terang.
Perhatikan pula bahwa surah ini kelak menutup pintu alasan di 77:36. Yang di sini masih disebut sebagai kemungkinan, di sana sudah dinyatakan tidak berlaku lagi.
Jarak tiga puluh ayat memisahkan keduanya. Al-Qur'an tidak menandai hubungan itu dengan satu kalimat pun.
Yang bisa dibaca cuma bahwa surah ini membuka pembicaraan tentang alasan di awal dan menutupnya di tengah.
Tafsiran
Ayat ini menerangkan untuk apa peringatan di 77:5 disampaikan. Kata pertamanya muncul 2 kali di seluruh Al-Qur'an, yaitu 18:76 dan 77:6, sedangkan kata terakhirnya muncul 1 kali.
Akar kata pertamanya dipakai di 11 ayat, antara lain 9:94, 30:57, 40:52, dan 75:15, dan dua di antaranya ada di surah ini, yaitu 77:6 dan 77:36. Di sini alasan disebut sebagai maksud peringatan, sedangkan di 77:36 mereka tidak diberi kesempatan mengajukan alasan.
Akar kata terakhirnya dipakai di 115 ayat, antara lain 2:6, 7:2, 36:6, dan 74:2, sehingga ia jauh lebih sering dipakai daripada yang pertama.
Dua kata di ayat ini berbunyi hampir sama karena berpola sama dan cuma berbeda satu huruf, padahal maksudnya tidak sejenis. Yang pertama menutup alasan, dan yang kedua membuka peringatan.
Kata di antaranya menyatakan pilihan, sehingga satu penyampaian dinyatakan punya dua kemungkinan hasil bergantung siapa yang menerimanya. Ayat ini menyebut dua akibat dari satu sebab, sehingga tanggung jawabnya ditaruh pada penerimanya dan bukan pada yang menyampaikan. Dua akibat itu tidak setara beratnya, karena yang pertama menyangkut penutupan alasan dan yang kedua pemberian peringatan. Surah ini kelak menutup pintu alasan di 77:36, sehingga apa yang di sini masih berupa kemungkinan di sana sudah dinyatakan tidak berlaku lagi, dan jarak tiga puluh ayat memisahkan keduanya.
Renungan dan Hikmah
- Akar kata pertamanya dipakai Allah di 11 ayat, antara lain 9:94, 30:57, 40:52, dan 75:15, dan dua di antaranya ada di surah ini. Di sini alasan disebut sebagai maksud peringatan, sedangkan di 77:36 mereka tidak diberi kesempatan mengajukannya. Satu akar dipakai untuk alasan yang masih terbuka dan alasan yang sudah tertutup. Satu akar dipakai untuk alasan yang masih terbuka dan alasan yang sudah tertutup. Jarak tiga puluh ayat memisahkan keduanya, dan tidak ada satu kalimat pun yang menghubungkannya di sepanjang surahnya.
- Dua kata di ayat ini berpola sama dan cuma berbeda satu huruf pertamanya. Allah menaruh dua maksud yang tidak sejenis di dalam bunyi yang hampir kembar, dan Al-Qur'an tidak menerangkan kemiripan itu. Bunyi yang mirip membuat keduanya sulit dipisahkan di ingatan pembacanya. Bunyi yang mirip membuat keduanya sulit dipisahkan di ingatan pembacanya. Dua maksud yang berbeda datang dalam satu tarikan napas yang hampir sama, sehingga keduanya masuk ke ingatan sebagai sepasang.
- Kata pertamanya cuma dipakai Allah di 18:76 dan 77:6, sedangkan akar kata terakhirnya dipakai di 115 ayat, antara lain 2:6, 7:2, 36:6, dan 74:2. Yang hampir tidak pernah terdengar berdiri berdampingan dengan yang terdengar di mana-mana. Kepadatan yang timpang itu berada dalam satu ayat tiga patah. Kepadatan yang timpang itu berada dalam satu ayat tiga patah. Yang hampir tidak pernah terdengar dan yang terdengar di mana-mana berdiri bersebelahan, dipisahkan cuma oleh satu kata pilihan.
- Kata di tengah ayat ini menyatakan pilihan, sehingga satu penyampaian yang sama dinyatakan Allah punya dua kemungkinan hasil. Yang menentukan hasilnya bukan penyampaiannya, melainkan siapa yang menerimanya. Peringatan yang sama bisa menjadi jalan keluar atau menjadi bukti yang memberatkan. Peringatan yang sama bisa menjadi jalan keluar atau menjadi bukti yang memberatkan. Yang menentukan bukan isinya, melainkan tanggapan yang diberikan kepadanya oleh orang yang menerimanya, dan tanggapan itu bukan urusan yang menyampaikan.
- Ayat ini terdiri atas tiga patah saja dan menutup rangkaian yang dibuka Allah sejak 77:1. Enam ayat berisi sumpah dan pelengkapnya, lalu satu ayat berisi apa yang disumpahkan. Perbandingan enam berbanding satu menaruh hampir seluruh bebannya di bagian pembuka. Perbandingan enam berbanding satu menaruh hampir seluruh bebannya di bagian pembuka. Isinya sendiri cuma satu ayat, dan seluruh sisanya adalah persiapan yang dibangun ayat demi ayat sampai pembacanya benar-benar menunggu.
- Peringatan yang sama disebut Allah bisa menutup alasan sekaligus membuka peringatan. Kalau satu kabar yang sama bisa berakhir sebagai penyelamat atau sebagai bukti yang memberatkan, apa yang menentukan ke arah mana ia jatuh bagi seseorang? Satu kabar yang sama bisa berakhir sebagai penyelamat atau sebagai bukti yang memberatkan. Yang berbeda bukan kabarnya, melainkan apa yang dikerjakan orang sesudah mendengarnya, dan itu bukan urusan yang menyampaikan.