يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَ
Mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- يَعْلَمُونَ مَا تَفْعَلُونَya'lamuuna maa taf'aluunamereka mengetahui apa yang kalian kerjakan
Terjemahan per kata (3 kata)
- يَعْلَمُونَya'lamuunamengetahui
- مَاmaaapa yang
- تَفْعَلُونَtaf'aluunakalian kerjakan
Inti bacaan
Cakupan pengetahuan yang menyeluruh: 'mereka mengetahui apa yang kalian kerjakan', konfirmasi bahwa tidak ada tindakan yang luput dari observasi para pencatat ini.
Penjelasan pilihan kata
Kata kerja (يَعْلَمُونَ, ya'lamuun) berasal dari akar yang berarti mengetahui. Akar itu muncul di dua ayat di dalam surah ini, yaitu 82:5 dan ayat ini. Jadi satu akar mengikat pengetahuan jiwa atas dirinya dan pengetahuan penjaga atas perbuatannya.
Kesejajaran itu yang paling perlu diperhatikan. Di 82:5 jiwa baru mengetahui perbuatannya pada hari itu, dan di sini para penjaga sudah mengetahuinya sejak sekarang. Jadi satu akar memisahkan dua waktu yang berjauhan, dan Al-Qur'an tidak menandai pemisahan itu.
Kata kerja (تَفْعَلُونَ, taf'aluun) berasal dari akar yang berarti berbuat. Akar itu dipakai di 102 ayat, antara lain 2:24, 5:79, 21:23, 26:226, dan 85:16. Kesejajaran dengan 85:16 patut dicatat, sebab di sana akar yang sama dipakai untuk perbuatan Allah sendiri.
Jadi akar yang di 85:16 menamai perbuatan-Nya yang tidak terbatas, di sini menamai perbuatan manusia yang dicatat. Al-Qur'an tidak menghubungkan keduanya dengan satu kalimat pun. Kata (تَفْعَلُونَ, taf'aluun) di sini berorang kedua jamak, bukan pihak ketiga.
Kata (مَا, maa) di ayat ini kata sambung yang berarti apa yang, bukan huruf pengingkaran. Jadi isi perbuatannya tidak dinamai sama sekali, sama seperti di 82:5, dan cakupannya dibiarkan seluas mungkin.
Bentuk (يَعْلَمُونَ, ya'lamuun) berorang ketiga jamak dan menunjuk para penjaga, sedangkan bentuk (تَفْعَلُونَ, taf'aluun) berorang kedua jamak dan menunjuk manusia. Jadi dua pihak berdiri berhadapan di dalam satu ayat pendek.
Kedua kata kerja di ayat ini berbentuk sekarang, sehingga keduanya dinyatakan sebagai yang berlangsung. Jadi pencatatan dan perbuatan berjalan bersamaan, dan kesejajaran waktu itu terbawa di dalam bentuk keduanya. Kata (يَعْلَمُونَ, ya'lamuun) membuka ayatnya, dan ia berorang ketiga jamak.
Ayat ini menutup tiga ayat tentang penjaga, dan sesudahnya 82:13 berpindah kepada dua golongan. Jadi bagian ketiga surah ini berhenti di sini, dan yang datang sesudahnya perbandingan balasan.
Kata (يَعْلَمُونَ, ya'lamuun) berasal dari akar yang berarti mengetahui. Akar itu dipakai di 728 ayat, dan itu salah satu akar yang paling sering muncul di seluruh Al-Qur'an. Jadi akar yang tersebar di ratusan ayat dipakai di sini untuk pengetahuan para penjaga, bukan untuk pengetahuan Allah maupun pengetahuan manusia.
Susunan ayat ini cuma tiga kata, dan itu yang paling pendek di antara tiga ayat tentang penjaga. Jadi keterangan yang paling menentukan dinyatakan dengan kalimat yang paling ringkas, dan Al-Qur'an tidak menerangkan pilihan itu dengan satu kalimat pun di dalam surahnya. Susunan itu menutup tiga ayat tentang penjaga dengan kalimat terpendek di antara ketiganya. Al-Qur'an tidak menyebut bagaimana mereka mengetahui maupun apa yang mereka ketahui, dan yang tersedia bagi pembacanya cuma tiga kata yang mengakhiri bagian ketiga surah ini. Kata (مَا, maa) berdiri di antara keduanya, dan ia kata sambung, bukan pengingkaran.
Tafsiran
Ayat ini menutup penjelasan tentang penjaga yang mencatat seluruh perbuatan manusia, dan kata kerja pertamanya berasal dari akar yang muncul di dua ayat di dalam surah ini, yaitu 82:5 dan ayat ini.
Jadi satu akar mengikat pengetahuan jiwa atas dirinya dan pengetahuan penjaga atas perbuatannya. Di 82:5 jiwa baru mengetahui perbuatannya pada hari itu, dan di sini para penjaga sudah mengetahuinya sejak sekarang.
Kata kerja terakhirnya berasal dari akar yang dipakai di 102 ayat, antara lain 2:24, 5:79, 21:23, 26:226, dan 85:16. Kesejajaran dengan 85:16 patut dicatat, sebab di sana akar yang sama dipakai untuk perbuatan Allah sendiri.
Jadi akar yang di 85:16 menamai perbuatan-Nya yang tidak terbatas, di sini menamai perbuatan manusia yang dicatat.
Ayat ini menutup tiga ayat tentang penjaga, dan sesudahnya 82:13 berpindah kepada dua golongan. Akar kata pertamanya dipakai di 728 ayat, dan itu salah satu akar yang paling sering muncul di seluruh Al-Qur'an. Susunan ayat ini cuma tiga kata, dan itu yang paling pendek di antara tiga ayat tentang penjaga, sehingga keterangan yang paling menentukan dinyatakan paling ringkas. Jadi bagian ketiga surah ini berhenti di sini, dan yang datang sesudahnya perbandingan balasan yang dibuka dengan huruf penegas.
Renungan dan Hikmah
- Kata kerja pertamanya berasal dari akar yang muncul di dua ayat di dalam surah ini, yaitu 82:5 dan 82:12. Di 82:5 jiwa baru mengetahui perbuatannya pada hari itu, dan di sini para penjaga sudah mengetahuinya sejak sekarang. Jadi satu akar memisahkan dua waktu yang berjauhan. Angka itu bisa dihitung ulang siapa pun dengan memeriksa nomornya, dan yang tidak bisa dihitung adalah alasan pemisahan dua waktu lewat satu akar yang sama. Pencatatan dan perbuatan disebut berjalan bersamaan tanpa satu jeda.
- Kata kerja terakhirnya berasal dari akar yang dipakai Allah di 102 ayat, antara lain 2:24, 5:79, 21:23, 26:226, dan 85:16. Di 85:16 akar yang sama dipakai untuk perbuatan-Nya yang tidak terbatas, sedangkan di sini ia menamai perbuatan manusia yang dicatat. Angka itu bisa diperiksa siapa pun dengan menghitung tempatnya, dan yang tidak bisa diperiksa adalah alasan pemakaian satu akar untuk Allah dan untuk manusia. Kalimat terpendek di bagian ini memuat keterangan yang paling menentukan.
- Kata kerja pertamanya berorang ketiga jamak dan menunjuk para penjaga, sedangkan kata kerja terakhirnya berorang kedua jamak dan menunjuk manusia. Jadi Allah menaruh dua pihak berhadapan di dalam satu ayat yang cuma tiga kata panjangnya. Susunan sepadat itu bisa diperiksa siapa pun dengan menghitung katanya, dan yang tidak bisa diperiksa adalah alasan pemilihan kalimat terpendek untuk ayat ini. Pencatatan dan perbuatan disebut berjalan bersamaan tanpa satu jeda.
- Kedua kata kerja di ayat ini berbentuk sekarang, sehingga keduanya dinyatakan sebagai yang berlangsung. Jadi pencatatan dan perbuatan berjalan bersamaan, dan kesejajaran waktu itu terbawa di dalam bentuk keduanya tanpa satu kata keterangan pun dari Allah. Kesejajaran waktu itu terbawa di dalam bentuk keduanya, dan terjemahan yang meratakannya akan memisahkan pencatatan dari perbuatan yang dicatatnya. Kalimat terpendek di bagian ini memuat keterangan yang paling menentukan.
- Kata keduanya kata sambung yang berarti apa yang, bukan huruf pengingkaran. Jadi Allah tidak menamai isi perbuatannya sama sekali, sama seperti di 82:5. Apa yang berubah pada seseorang ketika yang dicatat atasnya tidak dibatasi kepada satu jenis perbuatan? Ketiadaan nama itu perlu dijaga di dalam terjemahannya, sebab menyisipkannya akan mempersempit apa yang dibiarkan seluas mungkin oleh kata sambungnya. Pencatatan dan perbuatan disebut berjalan bersamaan tanpa satu jeda.
- Ayat ini menutup tiga ayat tentang penjaga, dan sesudahnya 82:13 berpindah kepada dua golongan. Jadi bagian ketiga surah ini berhenti di sini, dan yang datang sesudahnya perbandingan balasan yang dibuka Allah dengan huruf penegas. Peralihan itu tidak ditandai satu kata penghubung pun, dan pembacanya sendiri yang harus menyadari bahwa bagian tentang penjaga sudah berhenti di sini. Kalimat terpendek di bagian ini memuat keterangan yang paling menentukan. Kalimat terpendek di bagian ini memuat keterangan yang paling menentukan.