يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِ

Wahai manusia, sesungguhnya engkau bersusah-payah menuju Tuhanmu dengan susah-payah, maka engkau akan menemui-Nya.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ إِنَّكَ كَادِحٌ إِلَىٰ رَبِّكَ كَدْحًا فَمُلَاقِيهِyaa ayyuhaa l-insaanu innaka kaadihun ilaa rabbika kadhan fa-mulaaqiihiwahai manusia, sesungguhnya engkau bersusah-payah menuju Tuhanmu dengan susah-payah, maka engkau akan menemui-Nya
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar a-n-s, k-d-h, r-b-b, l-q-y): yaa ayyuhaa l-insaanu innaka kaadihun ilaa rabbika kadhan fa-mulaaqiih diterjemahkan 'engkau bersusah-payah menuju Tuhanmu, lalu menemui-Nya' (akar k-d-h: kadh, jerih-payah tak-henti; akar l-q-y, hidup=perjalanan-usaha yang bermuara pertemuan dgn Tuhan, pertanggungjawaban tak-terelak). gloss '(pertemuan dengan)' dibuang, makna sudah tercakup 'menemui-Nya'.

Aplikasi

Kondisi eksistensial manusia yang mendasar: 'wahai manusia, sesungguhnya engkau bersusah-payah menuju Tuhanmu dengan susah-payah, maka engkau akan menemui-Nya', pengakuan bahwa seluruh perjalanan hidup, dengan segala perjuangannya, pada akhirnya mengarah pada satu pertemuan yang tak terelakkan.