Ayat 89:9
وَثَمُودَ الَّذِينَ جَابُوا الصَّخْرَ بِالْوَادِ
Dan kaum Samud yang memahat batu-batu besar di lembah,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَثَمُودَ الَّذِينَ جَابُوا الصَّخْرَ بِالْوَادِwa-tsamuuda lladziina jaabuu s-sakhra bi-l-waadidan kaum Samud yang memahat batu-batu besar di lembah
Aplikasi
Contoh kedua peradaban maju: 'dan kaum Tsamud yang memahat batu-batu besar di lembah', kemampuan teknis luar biasa dalam mengukir batu, keahlian yang tidak menyelamatkan mereka dari konsekuensi penolakan kebenaran.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-w-b, s-kh-r, w-d-y): wa thamuuda lladhiina jaabuu s-sakhra bil-waad diterjemahkan 'Tsamud yang memahat batu di lembah' (akar j-w-b + akar s-kh-r, jaaba: melubangi-memahat; peradaban pemahat-gunung, cf. 7:74). footnote dibuang.
Ayat 89:10
وَفِرْعَوْنَ ذِي الْأَوْتَادِ
Dan Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَفِرْعَوْنَ ذِي الْأَوْتَادِwa-fir'awna dzii l-awtaadidan Fir'aun yang mempunyai pasak-pasak
Aplikasi
Contoh ketiga kekuasaan besar: 'dan Firaun yang mempunyai pasak-pasak', simbol kekuasaan dan kekokohan kerajaan yang pada akhirnya tetap runtuh.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar w-t-d): wa fir'awna dhi l-awtaad diterjemahkan 'Firaun yang mempunyai pasak' (akar w-t-d, al-awtaad: pasak, lambang kekuasaan yang mengokohkan/menyiksa, cf. 38:12). gloss '(bangunan yang besar)' dibuang.
Ayat 89:11
الَّذِينَ طَغَوْا فِي الْبِلَادِ
Yang melampaui batas di negeri-negeri,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- الَّذِينَ طَغَوْا فِي الْبِلَادِalladziina taghaw fii l-bilaadiyang melampaui batas di negeri-negeri
Aplikasi
Benang merah yang menghubungkan ketiga contoh: 'yang melampaui batas di negeri-negeri', identifikasi kesamaan penyebab kehancuran ketiga peradaban besar tersebut, pola yang konsisten terlepas dari kehebatan masing-masing.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-gh-y, b-l-d): alladhiina taghaw fii l-bilaad diterjemahkan 'yang melampaui batas di negeri' (akar t-gh-y, tughyaan, putaran 124; benang merah: semua binasa karena melampaui batas). Selaras.
Ayat 89:12
فَأَكْثَرُوا فِيهَا الْفَسَادَ
Lalu memperbanyak kerusakan di dalamnya,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَأَكْثَرُوا فِيهَا الْفَسَادَfa-aktsaruu fiihaa l-fasaadalalu memperbanyak kerusakan di dalamnya
Aplikasi
Konsekuensi langsung dari melampaui batas: 'lalu memperbanyak kerusakan di dalamnya', hubungan sebab-akibat antara pelanggaran batas dan kerusakan tatanan yang meluas.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-ts-r, f-s-d): fa-aktharuu fiiha l-fasaad diterjemahkan 'memperbanyak kerusakan' (akar k-ts-r + akar f-s-d, fasaad: kerusakan-tatanan, buah tughyaan). gloss '(negeri itu)' dibuang.
Ayat 89:13
فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَابٍ
Maka Tuhanmu menimpakan kepada mereka cambuk azab.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَصَبَّ عَلَيْهِمْ رَبُّكَ سَوْطَ عَذَابٍfa-sabba alayhim rabbuka sawta adzaabinmaka Tuhanmu menimpakan kepada mereka cambuk azab
Aplikasi
Respons tegas terhadap kerusakan yang meluas: 'maka Tuhanmu menimpakan kepada mereka cambuk azab', metafora hukuman yang berulang dan menyakitkan, konsekuensi proporsional terhadap tingkat kerusakan yang dilakukan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar s-b-b, r-b-b, s-w-t, '-dz-b): fa-sabba alayhim rabbuka sawta adhaab diterjemahkan 'menimpakan cambuk azab' (akar s-b-b + akar s-w-t, sawt: cambuk, metafora hukuman bertubi). gloss '(yang dahsyat)' dibuang.
Ayat 89:14
إِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِ
Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar di tempat pengintaian.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- إِنَّ رَبَّكَ لَبِالْمِرْصَادِinna rabbaka la-bi-l-mirsaadisesungguhnya Tuhanmu benar-benar di tempat pengintaian
Aplikasi
Jaminan pengawasan yang tak pernah lengah: 'sesungguhnya Tuhanmu benar-benar di tempat pengintaian', penegasan bahwa keadilan selalu siaga, tidak ada yang bisa lolos dari perhatian yang konstan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-b-b, r-s-d): inna rabbaka la-bil-mirsaad diterjemahkan 'Tuhanmu di tempat pengintaian' (akar r-s-d, al-mirsaad: pos-pemantau; keadilan Allah senantiasa siaga, tak ada yang lolos, cf. 89:6-13). Selaras.