Ayat 100:6

إِنَّ الْإِنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ

Sesungguhnya manusia benar-benar sangat ingkar kepada Tuhannya,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. إِنَّ الْإِنْسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌinna l-insaana li-rabbihi la-kanuudunsesungguhnya manusia benar-benar sangat ingkar kepada Tuhannya
Aplikasi

Pernyataan inti tentang watak manusia: 'sesungguhnya manusia benar-benar sangat ingkar kepada Tuhannya', transisi dari citra perang menuju kritik tajam terhadap kecenderungan mengingkari nikmat, watak yang perlu disadari dan dilawan secara aktif.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-n-s, r-b-b, k-n-d): inna l-insaana li-rabbihi la-kanuud diterjemahkan 'manusia sangat ingkar kepada Tuhannya' (akar '-n-s + akar k-n-d, kanuud: sangat-mengingkari-nikmat/kikir-bersyukur; sumpah kuda-pejuang mengontraskan pengorbanan vs keingkaran manusia). Selaras.

Ayat 100:7

وَإِنَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌ

Dan sesungguhnya dia atas yang demikian itu benar-benar menjadi saksi,

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَإِنَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ لَشَهِيدٌwa-innahu alaa dzaalika la-shahiidundan sesungguhnya dia atas yang demikian itu benar-benar menjadi saksi
Aplikasi

Kesaksian yang tak terelakkan: 'dan sesungguhnya dia atas hal itu benar-benar menjadi saksi', pengakuan bahwa manusia sendiri, entah melalui nurani atau pengakuan langsung, menjadi bukti atas keingkarannya sendiri.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar sh-h-d): wa innahu alaa dhaalika la-shahiid diterjemahkan 'dia menjadi saksi atas hal itu' (akar sh-h-d, manusia sendiri menyaksikan keingkarannya (nurani), atau Allah menyaksikannya; cf. 75:14 'bal al-insaanu alaa nafsihi basiirah'). gloss '(keingkarannya)' dibuang.

Ayat 100:8

وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ

Sesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan.

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌwa-innahu li-hubbi l-khayri la-shadiidunsesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan
Aplikasi

Diagnosis akar masalah materialisme: 'sesungguhnya cintanya pada harta benar-benar berlebihan', identifikasi sumber ketidaksyukuran, kecintaan berlebihan terhadap kekayaan yang mengalahkan kesadaran spiritual.

Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Hbb per konvensi ('mencintai' seragam; negasi tegas); per kelas morfologi; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi Hbb: 'mencintai/cinta' seragam termasuk NEGASI (laa yuhibbu diterjemahkan 'tidak mencintai', pelunakan 'tidak menyukai' terjemahan lain dibongkar); biji pemakaian diteruskan. h-b-b: verba habba/ahabba = mencintai; hubb/mahabbah = cinta; cabang kedua habb/habbah = biji (per corpus).