Ayat 102:1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ
Berlomba memperbanyak telah melalaikan kalian,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُalhaakumu t-takaatsuruberlomba memperbanyak telah melalaikan kalian
Aplikasi
Pembukaan At-Takathur dengan diagnosis kelalaian: 'berlomba memperbanyak (harta) telah melalaikan kalian', identifikasi langsung akar masalah, kompetisi materialistis yang mengalihkan fokus dari hal-hal yang lebih bermakna.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-h-w, k-ts-r): alhaakumu t-takaathur diterjemahkan 'berlomba-memperbanyak melalaikan kalian' (akar l-h-w + akar k-ts-r, at-takaathur: berbanyak-banyakan (harta/anak/pengaruh) yang melalaikan dari akhirat, cf. 57:20). gloss '(dunia)' + footnote dibuang.
Ayat 102:2
حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ
Hingga kalian menziarahi kubur.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- حَتَّىٰ زُرْتُمُ الْمَقَابِرَhattaa zurtumu l-maqaabirahingga kalian menziarahi kubur
Aplikasi
Batas akhir dari kelalaian tersebut: 'hingga kalian menziarahi kubur', pengakuan bahwa obsesi terhadap akumulasi berlanjut hingga kematian sendiri, kelalaian yang tidak berhenti bahkan menjelang akhir hidup.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar z-w-r, q-b-r): hattaa zurtumu l-maqaabir diterjemahkan 'hingga menziarahi kubur' (akar z-w-r + akar q-b-r, 'ziyaarah': kematian dilukiskan sbg 'kunjungan singkat', dunia hanya persinggahan). terjemahan lain 'masuk ke dalam kubur' menafsir; terjemahan ini dekat-akar 'menziarahi' (isyarat kefanaan).