أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍ

Bukankah Dia menjadikan tipu daya mereka sia-sia?

Terjemahan bertahap (1 jeda)
  1. أَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِي تَضْلِيلٍa-lam yaj'al kaydahum fii tadliilinbukankah Dia menjadikan tipu daya mereka sia-sia
Catatan pilihan kata (ringkas)

Mainstream: rencana Abrahah menghancurkan Ka'bah digagalkan Allah. Jika bacaan alternatif 105:1 diikuti (lih. entri '105:1'), 'kaydahum' (tipu daya mereka) bisa dibaca sbg rencana kaum Luth menyerang tamu Nabi Luth (para malaikat), digagalkan dengan dibutakannya mata mereka (QS 11:81, 'fa-tamasnaa a'yunahum'). Ayat ini SENDIRI netral, tidak menambah atau mengurangi bobot argumen ke arah manapun, cocok dgn kedua bacaan. Akar akar d-l-l (tadliil, bentuk II kausatif dari 'sesat') pada fii tadliil = harfiah 'dalam kesia-siaan/kesesatan sasaran': tipu daya itu dibuat tak sampai tujuan. Corpus: ja'ala + kayd + tadliil.

Aplikasi

Penegasan kegagalan rencana jahat: 'bukankah Dia menjadikan tipu daya/rencana mereka sia-sia?', konfirmasi bahwa upaya menghancurkan tempat suci berujung kegagalan total, kekuatan yang tampak besar tidak berdaya menghadapi perlindungan ilahi.