Ayat 111:1
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ
Binasalah kedua tangan Abu Lahab, dan binasalah dia.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- تَبَّتْ يَدَا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّtabbat yadaa abii lahabin wa-tabbabinasalah kedua tangan Abu Lahab, dan binasalah dia
Aplikasi
Pembukaan Al-Masad dengan kutukan personal yang tegas: 'binasalah kedua tangan Abu Lahab, dan binasalah dia', kecaman langsung terhadap individu tertentu yang aktif menentang kebenaran, penggunaan nama spesifik yang menegaskan bahwa konsekuensi berlaku personal berdasarkan tindakan nyata.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar t-b-b, y-d-y, a-b-w, l-h-b): tabbat yadaa abii lahabin wa tabb diterjemahkan 'binasalah kedua tangan Abu Lahab & binasalah dia' (akar t-b-b, tabba: binasa-merugi; 'yadaa'=kedua tangan (kiasan usaha-perbuatan); permusuhan aktif berbuah kebinasaan). footnote dibuang.
Ayat 111:2
مَا أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَ
Tidaklah mencukupkannya hartanya dan apa yang dia usahakan.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- مَا أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُهُ وَمَا كَسَبَmaa aghnaa anhu maaluhu wa-maa kasabatidaklah mencukupkannya hartanya dan apa yang dia usahakan
Aplikasi
Ketidakberdayaan kekayaan dan usaha: 'tidaklah mencukupkannya hartanya dan apa yang dia usahakan', penegasan bahwa akumulasi material dan pencapaian duniawi tidak memiliki nilai penyelamatan ketika digunakan untuk melawan kebenaran.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; He who has NO NEED of any one in any thing'; al-Mughnii = 'He who satisfies whom He will'. aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').